Main Article Content

Ismaulidia Nurvembrianti

Abstract





 


Latar belakang Pandemi covid-19 berpengaruh terhadap layanan kesehatan ibu dan anak, sehingga terjadinya penurunan cakupan terget pelayanan kesehatan ibu dan anak. Pelaksanaan PWS dengan indicator kesehatan ibu dan anak (KIA) merupakan salah satu indicator dalam menurunkan angka kematiaan ibu dan bayi. Pemerintah bertanggung jawab dalam menyediakan pelayanan kesehatan KIA khususnya bayi balita, dalam pengoptimalisasi pengguna pelayanan kesehatan kader posyandu sangat dibutuhkan dalam penyampaian informasi kepada masyarakat. Tujuan pengabdian ini untuk meningkatkan pengetahuan kader posyandu terhadap pelayanan kesehatan bayi di masa pandemic Covid-19. Metode Pelaksanaan pengabdian menggunakan metode ceramah dan diskusi dalam bentuk penyuluhan kepada kader posyandu, media yang digunakan yaitu adalah video teleconference googlemeet. Peserta kegiatan ini yaitu kader posyandu wilayah UPTD Puskesmas Pontianak barat. Hasil kegiatan didapatkan bahwa terdapat peningkatan pengetahuan kader posyandu terkait dengan pelayanan bayi yang perlu dilakukan selama pandemic covid-19.


 


Background The COVID-19 pandemic has affected maternal and child health services, resulting in a decrease in the target coverage of maternal and child health services. The implementation of local area monitoring of maternal and child health (PWS) with maternal and child health indicators (KIA) is one indicator of reducing maternal and infant mortality rates. The government is responsible for providing Maternal and Child health services (KIA), especially for infants and toddlers, to optimize the health service users of posyandu cadres, it is necessary to deliver information to the public. The purpose of this service is to increase the knowledge of posyandu cadres on infant health services during the Covid-19 pandemic. Methods The implementation of the service uses the lecturing and discussion method in the form of counseling to posyandu cadres, the media used is a google meet video teleconference. The participants of this activity were posyandu cadres in the UPTD Puskesmas Pontianak Barat. The results showed that counseling could increase postyandu cadres' knowledge related to infant services that needed to be carried out during the covid-19 pandemic.


 





Article Details