Main Article Content

Zahro Varisna Rohmadani
Tri Winarsih

Abstract

Latar Belakang : Dalam masa pandemic covid-19 ini, mahasiswa dihadapkan pada berbagai masalah yang membutuhkan daya lentur (resiliensi) sehingga dapat tetap baik-baik saja meskipun berada dalam kondisi yang serba berubah serta situasi stresfull karena pembelajaran daring yang dilakukan serta menurunnya pendapatan / ekonomi orang tua. Salah satu variabel yang diduga mempengaruhi resiliensi adalah pemaknaan hidup.


Tujuan : untuk mengetahui hubungan antara resiliensi dengan kebermaknaan hidup.


Metode : Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif korelasional untuk menguji hubungan antara pemaknaan hidup dengan resiliensi mahasiswa saat pandemic covid-19. Pengumpulan data menggunakan skala pemaknaan hidup dan resiliensi dengan melibatkan 126 mahasiswa yang berkuliah di Yogyakarta.


Hasil : Analisis menggunakan PROCES menghasilkan p = 0,000 yang berarti bahwa terdapat hubungan antara pemaknaan hidup dengan resiliensi yang dimiliki oleh mahasiswa saat pandemic covid-19.


Simpulan : Pemaknaan hidup berhubungan dengan resiliensi pada mahasiswa saat pandemi covid-19.

Article Details

How to Cite
Rohmadani, Z. V., & Winarsih, T. (2022). PEMAKNAAN HIDUP DITINJAU DARI RESILIENSI MAHASISWA SAAT PANDEMI COVID-19. Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum Dan Kesehatan Aisyiyah, 7(1), 64-71. https://doi.org/10.35721/jakiyah.v7i1.102
References
Agung, I. M (2020), Memahami Pandemi Covid-19 Dalam Perspektif Psikologi Sosial. Psikobuletin : Buletin Ilmiah Psikologi.
Anggriany, N (2006), “Motif Sosial Dan Kebermaknaan Hidup Remaja Pagaralam.” Psikologika : Jurnal Pemikiran dan Penelitian Psikologi 11(21).
Andini, A., Hendi, A. J., Maharani, I., Ruku, K. S. V., Purba, T. A. S., & Wijayanti, S. H (2021), Pengaruh pandemi covid-19 terhadap pengeluaran bulanan mahasiswa di Jakarta. KINERJA, 18(2), 314-321.
Atkinson, R.L; Atkinson, R.C & Hilgard, E.R (1996), Introduction to Psychology. Harcourt Brace Jovanovich.
Cridder, A.B; Goethals, G.R; Kavanaogh, R.D & Solomon, P.R (1983), Psychology. New York : Scoot Foresman & Company.
Fanira, S & Rohmadani, Z.V (2021), Psikosomatis Ditinjau dari Self- Resilience yang Dimiliki Mahasiswa Semester Akhir di Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta. Journal of Psychological Perspective, vol.1, no.1, page 35-39.
Faridz, A (2018), “Hubungan Intensitas Dzikir Dan Kebahagiaan Pada Mahasiswa Universitas Islam Di Yogyakarta.”. Diakses pada : https://dspace.uii.ac.id.
Ghozali, I (2011), Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program SPSS. Semarang : Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Haq, M (2011), Khasiat Dzikir dalam Kehidupan. Yogyakarta : Kreasi Wacana.
Hardjana, A.N (2001), Stres Tanpa Distres. Jakarta : Kanisius.
Hasan, A.B.P (2008), Pengantar Psikologi Kesehatan Islami. Jakarta : PT Raja Grafindo Persada.
Hawari, D (2011), Integrasi Agama dalam Pelayanan Medik : Doa dan Zikir Sebagai Pelengkap Terapi Medik. Jakarta : Fakultas Kedokteran UI.
Hefferon, K & Boniwell, I (2011), Positive Psychology. England : Open University Press.
Hidayat, V (2019), Kebermaknaan Hidup Pada Mahasiswa Semester Akhir. Jurnal Psikologi Integratif, vol.6, no.2.
Mustamu, D (2017), Hubungan Kebermaknaan Hidup dengan Resiliensi pada Pemulung di Jakarta. Tugas Akhir : Tidak diterbitkan. Salatiga : Universitas Kristen Satya Wacana.
Nevid, J.S; Rathus, S.A & Greene, B (2011), Psikologi Abnormal. Jakarta : Erlangga.
Nida & Fatma, L.K (2014), Zikir sebagai Psikoterapi dalam Gangguan Kecemasan bagi Lansia. Jurnal Bimbingan Konseling Islam, hal.133-150.
Pasudewi, C.Y (2012), Resiliensi pada Remaja Binaan BAPAS Ditinjau dari Coping Stres. Jurnal UNNES JSIP, vol.1, no.2, 2012.
Pinel, J.P.J (2015), Biopsikologi. Yogyakarta : Pustaka Pelajar.
Putri, A.S dan Uyun, Q (2017), “Hubungan Tawakal Dan Resiliensi Pada Santri Remaja Penghafal Al-Qur;an Di Yogyakarta.” Jurnal Psikologi Islam 4(1): 77–87.
Putsanra, D (2020, March 26), Arti Physical Distancing dan Social Distancing. Retrieved from https://tirto.id/arti-physical-distancing-dan-social-distancing-apa-perbedaannya-eHNf.
Reivich, K & Shatte, A (2002), The Resilience Factor : 7 Essential Skills for Overcoming Life’s Inevitable Obstacles. New York : Broadway Books.
Rohmadani, Z.V. & Subardjo, R.Y.S (2017), Aktivitas Religius sebagai Upaya untuk Menurunkan Tingkat Stres Mahasiswa yang Sedang Skripsi. Jurnal Psikologi Terapan dan Pendidikan, vol.1, no.2, hal.108-116, November 2019.
Rohmadi, M (2018), Setrategi dan Inovasi dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra Indonesia di Era Industri 4.0. Pertemuan Ilmiah Bahasa dan Sastra Indonesia (PIBSI), 27-40.
Ruswahyuningsih, M.C & Afiatin, T (2015), “Resiliensi Pada Remaja Jawa.”. 1(2): 96–105.

Schoon, I (2006), Risk and Resilience, Adaptations in Changing Times. New York : Cambridge University Press.
Septiani, T & Nurindah, F (2016), “Hubungan Antara Resiliensi Dengan Stres Pada Mahasiswa Sekolah Tinggi Kedinasan.” Jurnal Penelitian Psikologi 7(2): 59–76.
Sucinindyasputeri, R; Mandala, C.I; Zaqiyatuddinni, A & Aditya, A.M (2017), Pengaruh Terapi Dzikir terhadap Penurunan Stres pada Mahasiswa Magister Profesi Psikologi. Inquiry Jurnal Ilmiah Psikologi, Vol.8, No.1, Juli 2017, hal.30-41.
Sukadiyanto (2010), Stres dan Cara Menguranginya. Jurnal Ilmiah Pendidikan, vol.29, hal.45-61.

Suwartini, S (2017), Pendidikan karakter dan pembangunan sumber daya manusia keberlanjutan. Trihayu: Jurnal Pendidikan Ke-SD-an, 4(1).
Wilda, Tesa, Elda Nazriati, and Firdaus (2016), “Hubungan Resiliensi Diri Terhadap Tingkat Stres Pada Dokter Muda Fakultas Kedokteran Universitas Riau.” Jom FK 3(1): 1–9. https://jom.unri.ac.id/index.php/JOMFDOK/article/view/9220..