Main Article Content

Levana Sondakh
Fifi Ishak

Abstract

Latar Belakang: Pendampingan 1000 Hari Pertama Kehidupan bertujuan untuk memberdayakan dan berkolaborasi dengan masyarakat dalam peningkatkan derajat kesehatan. Kondisi ibu hamil KEK berisiko menurunkan kekuatan otot yang membantu proses persalinan sehingga dapat mengakibatkan terjadinya kematian janin (keguguran), prematur, lahir cacat, bayi berat lahir rendah (BBLR) bahkan kematian bayi.


Tujuan: Tujuan penelitian yaitu untuk mengetahui hubungan pendampingan 1000 Hari Pertama Kehidupan dengan kejadian KEK pada ibu hamil.


Metode: Metode penelitian yaitu analitik korelasional dengan cross sectional. Pengambilan Sampel menggunakan total sampling yaitu sebanyak 34 orang ibu hamil  di Puskesmas Tilango Kabupaten Gorontalo pada bulan Juli sampai Agustus 2020.


Hasil Penelitian: Nilai chi square hitung >chi square tabel (19.084 > 0.3388) atau P= 0.002 << α 0.05, maka Ha diterima dan H0 ditolak.


Simpulan: dapat disimpulkan dari hasil penelitian bahwa terdapat hubungan pendampingan 1000 HPK terhadap kejadian KEK.

Article Details

How to Cite
Sondakh, L., & Ishak, F. (2022). HUBUNGAN PENDAMPINGAN 1000 HARI PERTAMA KEHIDUPAN (HPK) DENGAN KEJADIAN KEKURANGAN ENERGI KRONIK (KEK) PADA IBU HAMIL DI PUSKESMAS TILANGO. Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum Dan Kesehatan Aisyiyah, 7(1), 51-57. https://doi.org/10.35721/jakiyah.v7i1.103
References
1. Departemen Kesehatan RI. (2012). Pedoman Penanggulangan Ibu Hamil Kekurangan Energi Kronis. Direktorat Pembinaan Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Depkes RI.
2. WHO. (2018). Buku Saku Pelayanan Kesehatan Ibu di Fasilitas Kesehatan Dasar dan Rujukan. Ed.1. Cet. 1. Jakarta : UNFPA.
3. Riskesdas. (2013).Riset Kesehatan Dasar.Jakarta: Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan, Departemen Kesehatan, Republik Indonesia.
4. Hadiat. (2015). Hubungan Pelayanan Antenatal Fokus Oleh Bidan Dengan Kejadian Berat Badan Lahir Rendah. Jurnal Kebidanan dan Keperawatan Vol.4 No 1
5. Marchiati. (2017). Efektivitas Penyuluhan Gizi Pada Kelompok 1000 Hpk Dalam Meningkatkan Pengetahuan Dan Sikap Kesadaran Gizi. Jurnal Ilmu Gizi. Vol. 3 No 1.
6. Pratama. (2017).Pengaruh Edukasi Gerakan 1000 Hpk Terhadap Perbaikan Pola Makan Ibu Hamil Risti Di Wilayah Kerja Puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. jurnal Kesehatan Masyarakat (E-Journal) Vol 5, Nomor 5.
7. Mahirawati dan Kartika V. (2014).Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kekurangan Energi Kronis (Kek) Pada Ibu Hamil Di Kecamatan Kamoning Dan Tambelangan, Kabupaten SampangJurnal Penelitian Sistem Kesehatan. Vol 3 No 1.
8. Liang. (2017). Hubungan Pengetahuan Ibu Dan Dukungan Suami Pada Ibu Hamil Terhadap Keteraturan Kunjungan Antenatal Care (Anc). Jurnal Kebidanan. Vol 1, No 2.
9. Laila. A. (2011). Ibu Hamil Sehat Bayipun Sehat. Surabaya: Indah Surabaya.
10. Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo. (2017). Ibu hamil beresiko. Dikes Kabupaten Gorontalo.
11. Dinas Kesehatan Kabupaten Gorontalo. (2019). Profil Kesehatan. Dikes Kabupaten Gorontalo.
12. Dinas kesehatan Provinsi Gorontalo. (2019). Profil Kesehatan Provinsi gorontalo. Gorontalo. Dikes Provinsi Gorontalo.
13. Rosida. (2018). Gambaran Umur Dan Paritas Pada kejadian Kek. Jurnal Of Health Studies, Vol. 3 No. 1.
14. Pratiwi. (2012). .Riwayat asupan energi protein yang kurang bukan faktor risiko stunting pada anak usia 6-23 bulan. Jurnal Gizi dan Dietetik Indonesia. Vol 2 No 1.
15. Cahyo, et al. (2017). Hubungan status gizi dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Jurnal Keperawatan. Vol 3 No 1.
16. Kemenko Kesra RI. (2013). Kerangka Kebijakan Gerakan Nasional Percepatan Perbaikan Gizi Dalam Rangka Seribu Hari Pertama Kehidupan. Jakarta : Kemenko
17. Mardiana. (2018). Pengaruh Drama 1000 HPK Terhadap Pengetahuan Sikap, Asupan Zat Gizi Ibu hamil Di Puskesmas 11 Ilir Palembang. Jurnal Kesehatan Poltekes Palembang. Vol. 13 No. 1.