Main Article Content

Mahendra Wahyu

Abstract

Latar Belakang:  Nyeri leher (neck pain) merupakan rasa tidak nyaman di sekitar leher, Nyeri leher juga dapat didefinisikan sebagairasa sakit yang dirasakan di daerah yang dibatasi oleh prosesus spinosus torakal satu dan daerah lateral leher, sedangkan nyeri leher non spesifik merupakan nyeri mekanik yang dirasakan diantara oksiput dan torakal satu dan otot-otot sekitarnya tanpa penyebab yang pasti. Pemberian traksi cervical mampu mengurangi keluhan nyeri pada nyeri leher.


Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pemberian traksi cervical terhadap penurunan derajat nyeri pada keluhan nyeri leher di RSUD Bagas Waras Klaten.


Metode: Penelitian ini menggunakan metode quasi experiment dengan menggunakan pendekatan single case study pre and post test design. Sampel berjumlah 10 orang diberikan perlakuan berupa pemberian traksi cervical. Uji normalitas menggunakan uji Shapiro Wilk, uji pengaruh menggunakan uji paired sampel t-test.


Hasil penelitian: Berdasarkan hasil dari perlakuan yang telah dilakukan peneliti, diperoleh hasil bahwa traksi berpengaruh menurunkan nyeri pada keluhan nyeri leher. Uji statistik untuk uji pengaruh menggunakan Paired Sample T Test didapat p = 0,001 (<0,05).


Simpulan: Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa terdapat pengaruh Traksi pada penurunan derajat nyeri pada keluhan nyeri leher (Neck Pain).


 

Article Details

How to Cite
Mahendra Wahyu. (2020). Efektifitas Penggunaan Traksi Cervical Untuk Menurunkan Derajat Nyeri Pada Penderita Nyeri Leher . Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum Dan Kesehatan Aisyiyah, 5(2), 90-95. Retrieved from https://journal.polita.ac.id/index.php/jakiyah/article/view/12
References
1. Hogg-Johnson S, Velde G Van Der, Carroll Lj, Et Al. The Burden And Determinants Of Neck Pain In The General Population Results Of The Bone And Joint Decade 2000 – 2010 Task Force On Neck Pain And Its Associated Disorders. Eur Spine J. 2010;33(4):39-51. Doi:10.1007/S00586-008-624-Y
2. Jalajuwita Rn, Paskarini I. The Relation Between Body Position With Musculoskeletal Complaints In Welding Unit Of Pt. X Bekasi. Indones J Occup Saf Heal. 2015;4(1):33-42.
3. Wijayati Ew. Risiko Postur Kerja Terhadap Keluhan Subyektif Nyeri Leher Pada Pekerja Industri Kerajinan Kulit. J Jumantik. 2020;5(1):56-64. Doi:10.1017/Cbo9781107415324.004
4. Haryatno P, Kuntono Hp. Pengaruh Pemberian Tens Dan Myofascial Release Terhadap Penurunan Nyeri Leher Mekanik. J Terpadu Ilmu Kesehat. 2016;5(2):182-188.
5. Yudiyanta, Khoirunnisa N, Novitasari Rw. Assessment Nyeri. Cdk-226. 2015;42(3):214-234.
6. Borman P, Keskin D. The Efficacy Of Intermittent Cervical Traction In Patents With Chronic Neck Pain. Clin Rheumatol. 2008;(27):1249-1253. Doi:10.1007/S10067-008-0895-Z
7. Madson Tj, Hollman Jh. Cervical Traction For Managing Neck Pain: A Survey Of Physical Therapists In The United States. J Orthop Sports Phys Ther. 2017;47(3):200-208. Doi:10.2519/Jospt.2017.6914
8. Swarjana Ik. Metodologi Penelitian Kesehatan. 2nd Ed. Yogyakarta; 2015.
9. Ara T, Iizuka H, Sorimachi Y, Iizuka Y, Nakajima T, Nishinome M. Evaluation Of Neck Pain By Using A Visual Analog Scale Before And After Laminoplasty In Patients With Cervical Myelopathy: Relationship With Clinical Results. 2010;12(June):635-640. Doi:10.3171/2009.12.Spine09181
10. Iqbal Km, Rambe As, Sjahrir H. Perbandingan Nilai Visual Analog Scale Dengan Skala Verbal Derajat Nyeri Kepala Pada Penderita Nyeri Kepala Primer Di Rsup H . Adam Malik Medan. Maj Kedokt Nusant. 2004;38(4):279-285.
11. Andini F. Risk Factors Of Low Back Pain In Workers. J Major. 2015;4(1):13-15.
12. Sulistyowati D, Rendra G, Aulia Mh, Fisioterapi P. Penatalaksanaan Fisioterapi Pada Kondisi Cervical Root Syndrom Et Causa Spondylosis Cervical Dengan Menggunakan Modalitas Traksi Cervical,Infra Red Dan Terapi Latihan Di Rsud Bendan Kota Pekalongan. Pena J Ilmu Pengetah Dan Teknol. 2014;27(2):161-168.
13. Arifin S. Pengaruh Traksi Manual Cervical Terhadap Nyeri. J Vokasi Indones. 2014;2(1):49-56.