Main Article Content

Novita Ibrahim
Siti Surya Indah Ibrahim
Sugianto

Abstract

Latar Belakang: Anemia merupakan kurangnya dari kuantitas maupun kualitas sel darah merah, sehingga dapat menyebabkan turunnya kapasitas darah untuk membawa oksigen. Inersia Uteri merupakan kondisi dimana kontraksi rahim yang lemah dan singkat. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah Prof. Dr. Aloei Saboe Kota Gorontalo.


Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh anemia terhadap inersia uteri.


Metode: Jenis penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain case control dengan pendekatan retrospektif. Teknik pengambilan sampel yaitu consecutive sampling dan didapatkan 45 responden.


Hasil: Berdasarkan hasil penelitian didapatkan p value sebesar 0,000 < α 0,05, dan nilai OR = 5,250 yang bermakna bahwa anemia dapat mempengaruhi terjadinya inersia uteri dengan parameter kekuatan pengaruh nilai RR (Relative Risk) 2,149 yang artinya pasien dengan anemia mempunyai kemungkinan 2 kali mengalami inersia uteri.


Simpulan: Ini menunjukan terdapat pengaruh yang signifikan antara anemia terhadap inersia uteri.


 

Article Details

How to Cite
Ibrahim, N., Ibrahim, S. S. I., & Sugianto. (2020). Pengaruh Anemia Terhadap Inersia Uteri di RSUD Prof. Dr. H. Aloei Saboe Kota Gorontalo. Jakiyah: Jurnal Ilmiah Umum Dan Kesehatan Aisyiyah, 5(2), 103-109. Retrieved from https://journal.polita.ac.id/index.php/jakiyah/article/view/49
References
1. WHO. 2019. Maternal Mortality. (https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/maternal-mortality). Diakses pada 15 Januari 2020.
2. Rudiyanti, Metti. 2014. Anemia dan Kontraksi Rahim dalam Persalinan. Jurnal Ilniah Keperawatan Sai Betik. 10 (1), 57-63
3. Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo. 2018. Profil Kesehatan Provinsi Gorontalo Tahun 2017. Gorontalo: DIKES Provinsi Gorontalo
4. Savitri. D. A. 2019. The Difference Incidence of Maternal Uterine Inertia Between Labor with and Without Anemia in Hospital of dr. Soebandi Jember. Jurnal of Argomedicine and Medical Science, 5 (3), 172-176
5. Arikunto, S. 2016. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
6. Notoadmodjo, S. 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta
7. Suhartiningsih, Mawarti. R. 2017. Hubungan anemia pda ibu bersalin dengan kejadian inersia uteri kala I di RSU PKU Muhammadiyah Bantul 2016. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Aisyiyah Yogyakarta. Skripsi
8. Manuaba, dkk. 2010. Ilmu Kebidanan, Penyakit Kandungan dan KB untuk Pendidikan Bidan. Edisi Kedua. Jakarta: ECG
9. Sudoyo, dkk. 2014. Buku Ajar Ilmu Penyakit Dalam. Jilid I Edisi VI. Jakarta: Interna Publishing
10. Turlina L, Karomah N. 2017. Hubungan Anemia dengan Lama Kala II pada Ibu Bersalin di RSUD DR. Soegiri Lamongan. Jurnal Surya, 9 (2), 11-19